
Pertanyaan:
Dear,
Salam dari Sydney, Australia.
Saya adalah bekas pengikut agama Katolik yg sekarang pindah ke Kristen.
Penyebabnya adalah dikarenakan krn pengajaran agama Katolik tdk benar2 berdasarkan alkitab, tetapi lebih berdasarkan hukum kanonisasi.
Karena itu saya melihat banyak org2 Katolik yg berperilaku kasar dan berhati jahat. Saya mengerti karena mereka tidak pernah membaca alkitab, sebagaimana di agama Kristen, karena itu mereka tdk tahu bagaimana cara hidup Kristiani yg benar.
Banyak sekali rekan2 Katolik di Sydney Australia yg pindah agama karena alasan yg sama.
Tentang pemujaan patung2, kita tdk perlu bingung. Karena pada saat penghakiman terakhir nanti kita harus mempertanggung jawabkan perbuatan kita di hadapan Tuhan. Semoga kalian bisa menjelaskan kepada Tuhan alasan kalian memuja/menggunakan patung2 sebagai alat untuk bisa percaya.
Sebab kalau kalian belajar sejarah, kaisar Constantinus memerintahkan untuk membuat patung2 tersebut supaya bangsa Romawi tidak lagi memuja dewa2 mereka dan pemujaan dewa2 mereka digantikan dgn pemujaan patung santo-santa.
Bahkan ahli2 skrg mencoba membuktikan muka asli Yesus berdasarkan kain kafannya.
Bagaimana jika muka Yesus yg kita buat patung bukanlah muka aslinya? tetapi hanya muka seseorg yg saat itu dibayar utk dijadikan contoh pembuatan patung? maka kita memuja manusia biasa (spt diketahui Kaisar Constantinus memerintahkan artist2nya utk membuat patung Yesus – dan mereka hidup 1 decade setelah Yesus wafat.)
Mungkin hal ini berat untuk dimengerti bagi kalian di Indonesia yg tidak pernah tahu ttg sejarah agama Katolik. Semoga suatu hari mata kalian terbuka.
Bagi saya pribadi, beruntunglah saya bisa percaya tanpa harus melihat rupa nyata Tuhan.
Beruntunglah saya bisa bercakap2 dengan Tuhan tanpa harus berlutut didepan patung2 siapa yg tidak dikenal.
Beruntunglah saya tidak lagi terperangkap dalam ritual2 agama Katolik yg berdasarkan hukum Kanon – dimana hukum Kanon adalah buatan manusia belaka… bukan datang dari Tuhan.
Tetapi alkitab adalah datang dari Tuhan.
So we fix our eyes not on what is seen, but on what is unseen. For what is seen is temporary, but what is unseen is eternal. (2 Corinthians 4:18)
BERBAHAGIALAH ORANG YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA
Yohanes 20:24-31
Sherly.
Jawaban:
Shalom Sherly,
Selamat datang di site ini dan terima kasih atas beberapa tanggapan anda. Saya akan mencoba untuk menjawab beberapa pertanyaan dan tanggapan yang anda berikan. Saya juga percaya bahwa anda membuat tanggapan tersebut karena anda mengasihi Yesus Kristus. Dan karena anda menganggap bahwa Gereja Katolik tidak menjalankan perintah Kristus secara murni, maka anda mencoba memperingatkan kami agar kami tidak percaya akan dogma dan doktrin dari Gereja Katolik. Hal ini ditunjang dengan anda sendiri yang sebelumnya adalah anggota Gereja Katolik yang akhirnya “sadar” dan berpindah ke gereja Protestan atau denominasi yang lain. Untuk itu, mari kita berdiskusi dengan hormat dan lemah lembut (lih. 1 Pet 3:15). Berikut ini adalah jawaban yang dapat saya berikan untuk keberatan-keberatan yang anda ajukan:
1. Berpindah karena pengajaran Gereja Katolik tidak sesuai Alkitab.
Anda mengatakan “Saya adalah bekas pengikut agama Katolik yg sekarang pindah ke Kristen. Penyebabnya adalah dikarenakan krn pengajaran agama Katolik tdk benar2 berdasarkan alkitab, tetapi lebih berdasarkan hukum kanonisasi.”
a) Saya tidak tahu apakah alasan sebenarnya mengapa anda berpindah dari Gereja Katolik ke gereja lain. Saya percaya bahwa kepenuhan kebenaran ada di dalam Gereja Katolik. Untuk itu, silakan anda membaca artikel ini – silakan klik.
b) Saya tidak tahu, pada waktu anda mengatakan “Penyebabnya adalah dikarenakan krn pengajaran agama Katolik tdk benar2 berdasarkan alkitab, tetapi lebih berdasarkan hukum kanonisasi.” apakah anda benar-benar telah mencari tahu dan mempelajari apa yang sebenarnya diajarkan oleh Gereja Katolik. Untuk mengatakan pengajaran agama Katolik tidak benar-benar berdasarkan Alkitab, maka anda perlu membuktikan lebih jauh. Bahkan untuk mendasarkan pengajaran HANYA pada Alkitab (sola scriptura) justru tidak Alkibiah, karena Alkitab tidak pernah mengatakan hal ini. Untuk itu, silakan melihat beberapa link berikut ini: silakan klik, silakan klik. Untuk membuktikan klaim anda bahwa Gereja Katolik tidak mendarkan ajarannya pada Alkitab, maka anda harus menunjukkan ajaran yang mana yang tidak sesuai dengan pengajaran Alkitab. Anda dapat melihat semua arsip di katolisitas.org – silakan klik – dan silakan melihat semua artikel dan jawaban dari kami yang mendasarkan pengajaran pada Kitab Suci, Tradisi Suci dan Magisterium Gereja.
c) Untuk mengatakan bahwa ajaran gereja Katolik berdasarkan ajarannya pada hukum kanonik adalah salah besar. Saya tidak tahu darimana anda mendapatkan keterangan seperti ini. Hukum Kanonik adalah merupakan manifestasi dari apa yang dipercayai oleh Gereja. Dengan demikian, Gereja mendasarkan kebenaran dogma dan doktrin berdasarkan tiga pilar kebenaran: 1) Kitab Suci, 2) Tradisi Suci, 3) Magisterium Gereja. Dan Hukum kanonik adalah merupakan refleksi dari kebenaran-kebenaran yang telah dirumuskan – artinya: kalau kita percaya A, maka kita melakukan 1,2,3, contoh: kalau kita percaya bahwa perkawinan adalah tak terceraikan, maka Kitab Hukum Kanonik (KHK) mengatur bagaimana perkawinan yang sah, kondisi yang membuat perkawinan tidak sah, dll. Pembahasan tentang hukum kanonik dapat dilihat di sini – silakan klik. Kalau gereja anda mempunyai pengikut 1,3 milyar dan tersebar di seluruh dunia, maka gereja anda juga akan memerlukan semacam KHK.
2. Berpindah karena umat Katolik berperilaku kasar dan berhati jahat.
Anda memberikan tuduhan “Karena itu saya melihat banyak org2 Katolik yg berperilaku kasar dan berhati jahat. Saya mengerti karena mereka tidak pernah membaca alkitab, sebagaimana di agama Kristen, karena itu mereka tdk tahu bagaimana cara hidup Kristiani yg benar. Banyak sekali rekan2 Katolik di Sydney Australia yg pindah agama karena alasan yg sama.”
a) Saya mengerti ada sebagian umat Katolik yang hidup tidak sesuai dengan iman Katolik, dan saya rasa ini berlaku juga bagi seluruh umat Kristen-non Katolik, yang sebagian dari mereka juga hidup tidak sesuai dengan pesan Kristus. Dengan demikian, perjuangan untuk hidup kudus merupakan tantangan bagi semua umat beriman. Jadi, kalau ada umat Katolik yang anda lihat berlaku kasar dan berhati jahat, maka anda tidak dapat mengatakan bahwa semua umat Gereja Katolik adalah kasar dan berhati jahat. Saya mengundang anda untuk membaca riwayat para kudus, santa-santo dari Gereja Katolik, sepanjang sejarah Gereja. Saya pribadi menyadari bahwa kehidupan saya tidaklah berarti apa-apa dibandingkan dengan mereka. Mereka membuktikan kasih mereka kepada Tuhan secara luar biasa. Apakah komentar kita akan orang-orang seperti yang terberkati ibu Teresa dari kalkuta – yang melayani orang-orang miskin, St. Maximilian Kolbe – yang menyerahkan nyawanya untuk menyelamatkan seorang tawanan Yahudi yang mempunyai keluarga? Kalau mau melihat orang-orang yang benar-benar menjalankan ajaran Gereja Katolik, lihatlah figur seperti ibu Teresa dari Kalkuta, St. Maximilian Kolbe, dan santa-santo yang lain. Semakin seseorang berakar pada dogma dan dokrin dari ajaran Gereja Katolik, maka kehidupannya akan semakin mirip dengan para santa-santo yang telah dibuktikan dalam sejarah Gereja Katolik, dan tentu saja yang paling utama adalah semakin mirip dengan Yesus. Janganlah mengukur pengajaran Gereja Katolik dari orang-orang yang tidak menjalankan iman Katolik dengan baik.
b) Apalagi, kalau anda memberikan tuduhan bahwa mereka tidak pernah membaca Alkitab sebagaimana di agama Kristen, maka ini adalah kesimpulan yang perlu dibuktikan kebenarannya. Apakah “mereka” yang anda maksudkan adalah orang-orang Katolik yang jahat atau semua orang Katolik? Kalau anda mempelajari kanon Kitab Suci, maka sudah seharusnya kita semua berterima kasih kepada Gereja Katolik yang menentukan buku-buku mana yang menjadi bagian dari Kitab Suci. Anda dapat membaca diskusi tentang hal ini di sini – silakan klik. Bagaimana anda menerangkan orang-orang Kristen non-Katolik yang tidak baik dan tidak mencerminkan Kristus? apakah penyebabnya?
Anda mengatakan “karena itu mereka tdk tahu bagaimana cara hidup Kristiani yg benar.” Untuk mengerti pengajaran Gereja Katolik tentang kehidupan kristiani, maka silakan anda membaca artikel tentang kekudusan – silakan klik dan klik ini, dan klik ini dan kerendahan hati – silakan klik. Sekali lagi, ukurlah Gereja Katolik dari orang-orang yang menjalankan apa yang diajarkan Gereja Katolik. Kita tidak dapat menyalahkan seorang dokter karena pasiennya tidak sembuh-sembuh, yang disebabkan karena si pasien tidak mengikuti nasehat dan resep dari dokter tersebut.
Kalau anda mengatakan “Banyak sekali rekan2 Katolik di Sydney Australia yg pindah agama karena alasan yg sama.“, maka alasan anda dan rekan-rekan di Sydney Australia berpindah dari Gereja Katolik adalah karena melihat kasus-kasus yang tidak benar dan kemungkinan salah mengerti akan apa yang sebenarnya diajarkan oleh Gereja Katolik. Apakah kalau anda melihat ada orang-orang Kristen non-Katolik yang tidak baik, maka anda akan berpindah ke agama lain? Memeluk suatu agama bukanlah hal yang main-main, yang saya yakin Sherly juga menyadarinya. Oleh karena itu, dasar untuk pindah ke agama lain karena hanya melihat kasus-kasus yang jelek (mungkin hal-hal yang baik tidak dilihat) tidaklah cukup. Perpindahan seseorang dari Gereja Katolik ke gereja lain, tidak boleh hanya berdasarkan kasus, kotbah yang baik, komunitas yang akrab, dll, melainkan harus berdasarkan alasan untuk mencari kebenaran sejati, untuk mengasihi Kristus secara penuh. Saya mengundang anda untuk membaca artikel ini – silakan klik.
3. Tentang pemujaan patung dan hal-hal lain.
Anda mengatakan “Tentang pemujaan patung2, kita tdk perlu bingung. Karena pada saat penghakiman terakhir nanti kita harus mempertanggung jawabkan perbuatan kita di hadapan Tuhan. Semoga kalian bisa menjelaskan kepada Tuhan alasan kalian memuja/menggunakan patung2 sebagai alat untuk bisa percaya.”
a) Seperti yang dijelaskan di artikel ini – silakan klik, maka Gereja Katolik tidak menyembah patung. Patung hanyalah sarana yang membantu kita agar dapat berfokus pada Tuhan. Sama seperti kadang kita menggunakan lilin, salib, dll. Silakan melihat contoh di Perjanjian Lama, bagaimana Tuhan sendiri memerintahkan umat-Nya untuk membuat ular tedung (lih. Bil 21:8), dua kerub dari kayu (1 Raj 6:23-35).
b) Tentu saja masing-masing dari kita harus mempertanggungjawabkan semua perbuatan kita di hadapan Tuhan pada saat pengadilan terakhir. Dan hal ini bukan hanya masalah patung, namun juga dalam keputusan kita untuk memilih agama, dan seluruh perbuatan kita, atau dengan kata lain seluruh iman, pengharapan dan kasih.
c) Kalau anda memberikan argumentasi “Sebab kalau kalian belajar sejarah, kaisar Constantinus memerintahkan untuk membuat patung2 tersebut supaya bangsa Romawi tidak lagi memuja dewa2 mereka dan pemujaan dewa2 mereka digantikan dgn pemujaan patung santo-santa.“, maka silakan mencari di google dengan kata kunci “christian art in catacombs“, karena itu adalah apa yang dilakukan oleh jemaat perdana sebelum masa kaisar constantine membuat peraturan bahwa agama Kristen boleh diajarkan secara bebas melalui edict of Milan tahun 313. Di dalam katakombe, kita juga melihat adanya gambar-gambar, simbol-simbol agama Kristen. Silakan melihatnya di sini – silakan klik.
d) Anda mengatakan “Bahkan ahli2 skrg mencoba membuktikan muka asli Yesus berdasarkan kain kafannya. Bagaimana jika muka Yesus yg kita buat patung bukanlah muka aslinya? tetapi hanya muka seseorg yg saat itu dibayar utk dijadikan contoh pembuatan patung? maka kita memuja manusia biasa (spt diketahui Kaisar Constantinus memerintahkan artist2nya utk membuat patung Yesus – dan mereka hidup 1 decade setelah Yesus wafat.)” Kami telah membahas hal ini sebelumnya, dimana dituliskan:
1. Maka bukti ilmiah dari wajah Yesus memang kita ketahui dari bukti sejarah. Misalnya, bukti gambar wajah Yesus dalam “the Shroud of Turin”/ kain kafan Turin, yang selengkapnya dapat anda baca di link ini, silakan klik. Dan temuan gambar- gambar Yesus di katakombe (gereja bawah tanah) Domitilla. Uraian lebih lanjut dapat anda baca di link ini, silakan klik. Berikut juga temuan gambar-gambar wajah Yesus di abad-abad pertama.
Mengenai gambar wajah dan tubuh Yesus di kain kafan Turin memang masih menjadi topik perdebatan para ahli sampai saat ini, justru karena memang tidak bisa dijelaskannya mengapa sampai ada gambar tubuh dan wajah Yesus ‘tercetak’ pada kain itu. Para skeptik mengatakan bahwa itu lukisan yang diciptakan oleh seorang genius di abad pertengahan, walaupun kemudian para scientist membuktikan bahwa warna yang tertera di situ bukan pigmen cat, tetapi darah manusia. Lalu teori bahwa itu hasil fotografi juga sebenarnya tidak mungkin, karena teknik reproduksi fotografi untuk menghasilkan gambar sedemikian (kalau misalnya-pun anggapan ini benar) baru ada 400 tahun sesudahnya. Silakan anda membaca di link yang saya sertakan di atas, untuk melihat penjelasan secara ilmiah mengenai Kain kafan Turin tersebut.
Namun terlepas dari kontroversi Kain Kafan Turin ini, kita mengakui bahwa gambar Yesus yang kita kenal sekarang ber-evolusi dari apa yang digambarkan pada gambar ini, dan gambar Yesus yang ditemukan di abad- abad pertama.
2. Menurut perkembangannya, memang ditemukan beberapa versi gambar wajah Yesus. Walaupun umumnya wajah Yesus yang kita kenal menggambarkan-Nya sebagai seorang dari Timur Tengah, namun adapula yang menggambarkannya sesuai dengan budaya setempat. Hal ini sesungguhnya tidak menjadi masalah, karena yang terpenting bukan gambarnya, namun Siapa yang digambarkan oleh gambar itu.
Dalam memahami hakekat Yesus yang digambarkan oleh lukisan/ gambar/ patung itu, kita harus memahami bagaimana pikiran/ imajinasi manusia menangkap essensi dari sesuatu/ seseorang. Setiap orang, dapat menangkap universalitas dari sesuatu yang digambarkan dalam imaginasinya. Sebagai contoh, mendengar kata ‘kucing’ secara otomatis, kita menggambarkan kucing di dalam imaginasi kita. Kemampuan untuk menangkap universalitas, membuat manusia dapat menangkap hakekat kucing, yang tidak ditentukan oleh ukuran, apakah itu kecil, besar, atau oleh warna, ukuran dll. Contoh ini juga dapat diterapkan di semua agama pada saat seseorang berdoa. Mungkin umat dari agama lain dapat mengatakan bahwa yang tergambar dalam pemikirannya pada waktu berdoa adalah cahaya, atau huruf, atau yang lain. Namun bagi umat Kristen, sebagian besar yang tergambar dalam pikiran kita pada saat berdoa adalah wajah Yesus, karena umat Kristen mempercayai bahwa Yesus, adalah Tuhan yang datang menjadi manusia. Itu adalah latar belakang dari seni atau gambar yang mempresentasikan Yesus.
Nah, sekarang permasalahannya adalah bagaimana kita mengetahui apakah wajah Yesus yang sesungguhnya adalah Yesus seperti yang ada pada gambar-gambar yang kita kenal? Maka di sini kita harus melihat prinsip manusia menangkap ‘hakekat’ sesuatu/ seseorang seperti pada contoh di atas. Kita manusia mampu menangkap hal-hal yang bersifat accidental (‘kulit’ luar) dan essensi. Accidental dari manusia adalah berkumis, berjenggot, tinggi/pendek, kulit hitam atau putih, rambut panjang atau pendek, dll. Namun essensi dari manusia adalah manusia yang diciptakan menurut gambaran Allah, mempunyai tubuh danjiwa, dimana jiwanya adalah bersifat kekal dan spiritual. Spiritualnya karena manusia mempunyai akal budi (intellect) dan juga kehendak bebas. Selanjutnya, kesempurnaan manusia ditunjukkan dengan bagaimana manusia dapat bersikap untuk mencapai tujuan akhirnya, yaitu Tuhan. Di sinilah, Yesus sebagai Tuhan datang ke dunia ini untuk memberikan jalan kepada manusia dan menunjukkan bagaimana seharusnya manusia bersikap sebagaimana layaknya manusia menurut gambaran Allah (yaitu dengan kasih kepada Allah dan sesama), sehingga manusia pada akhirnya akan memperoleh persatuan dengan Allah. Jadi dari sini, tidaklah terlalu penting apakah Yesus berjenggot atau tidak, karena jenggot, warna kulit, dll. Itu semua hanyalah accidental, yang tidak menentukan kualitas dari Yesus. Yang menentukan kualitas/esensi dari Yesus, yaitu Tuhan yang menjadi manusia, yang menunjukkan kepada kita manusia untuk hidup sesuai dengan gambaran Allah, agar kita dapat sampai kepada Allah. Jadi dalam seni, yang paling penting adalah mempresentasikan dan mengekspresikan tentang sosok tersebut, misalkan Yesus terlihat sebagai Seseorang yang lemah lembut, penuh kasih, dll.
3. Dengan pengertian di atas, seperti apa detail gambar Yesus, yang mungkin berbeda antara satu gambar dengan yang lainnya, tidak menjadi masalah. Yang terpenting, umat menangkap hakekat Yesus yang digambarkannya. Gambar itu bukannya saingan Allah, karena akhir penghormatan kita bukan kepada gambar itu, tetapi pada Siapa yang digambarkannya. Dan bukannya menjadi sesuatu yang aneh jika gambaran wajah Yesus dalam imajinasi saya berbeda dengan gambaran wajah Yesus dalam imajinasi anda. Ini tidak berarti bahwa Yesus yang kita sembah adalah Yesus yang berbeda atau Yesusnya ada dua dan bersaing satu sama lain. Tidak demikian. Yesusnya tetap sama, hanya imajinasi kita dalam menggambarkannya itu yang bisa berbeda, dan itu tidak apa- apa.
e) Pernyataan “Mungkin hal ini berat untuk dimengerti bagi kalian di Indonesia yg tidak pernah tahu ttg sejarah agama Katolik. Semoga suatu hari mata kalian terbuka.” mungkin terlalu cepat untuk dituliskan, karena kita belum membuktikan kebenaran argumentasi masing-masing pihak. Kalau anda benar-benar mengerti sejarah perkembangan Gereja Katolik, maka saya yakin anda akan tetap berada di dalam Gereja Katolik. Cardinal John Henry Newman, yang berpindah dari Anglikan ke Katolik mengatakan “To be deep in history is to cease to be Protestant“
4. Tentang beruntung tidak lagi terperangkap dalam ritual-ritual agama Katolik.
Akhirnya anda mengatakan “Bagi saya pribadi, beruntunglah saya bisa percaya tanpa harus melihat rupa nyata Tuhan. Beruntunglah saya bisa bercakap2 dengan Tuhan tanpa harus berlutut didepan patung2 siapa yg tidak dikenal.
Beruntunglah saya tidak lagi terperangkap dalam ritual2 agama Katolik yg berdasarkan hukum Kanon – dimana hukum Kanon adalah buatan manusia belaka… bukan datang dari Tuhan. Tetapi alkitab adalah datang dari Tuhan.”
a) Bagi Gereja Katolik, penyembahan yang tertinggi adalah Sakramen Ekaristi. Mau ada patung atau tidak, Sakramen Ekaristi tetaplah sah. Ini menunjukkan bahwa ibadah Gereja Katolik tidaklah tergantung dari patung-patung. Patung dan simbol-simbol yang lain hanyalah untuk membantu umat Allah untuk dapat berfokus pada Kristus. Lihatlah bagaimana detailnya Tuhan memberikan perintah kepada Raja Salomo untuk membuat bait Allah. (lih. 1 Raj 6).
Apakah Gereja anda mempunyai salib kayu? Apakah pada saat praise and worship anda menggunakan gambar-gambar Yesus di dalam slide? Apakah ada lilin di dalam Gereja anda? Kalau anda melihat gereja-gereja Lutheran (pengikut Martin Luther), maka anda akan kaget, karena ada begitu banyak christian art (gambar, patung) sama seperti di dalam Gereja Katolik. Apakah mereka juga salah? Apakah anda pernah ke gereja Lutheran, yang juga mempunyai ritual dan liturgi yang hampir mirip dengan Gereja Katolik? Apakah anda pernah melihat ritual dari gereja Anglikan? Mereka tidak masuk dalam Gereja Katolik, namun mempunyai ritual, liturgi tersendiri. Apakah mereka salah? dan apakah alasannya? Apakah dengan demikian Martin Luther telah salah karena tidak menghancurkan patung-patung di gereja Lutheran?
b) Setelah anda membaca tentang pengertian Kitab Hukum Kanonik, maka anda tidak akan mengatakan “Beruntunglah saya tidak lagi terperangkap dalam ritual2 agama Katolik yg berdasarkan hukum Kanon – dimana hukum Kanon adalah buatan manusia belaka… bukan datang dari Tuhan“. Silakan membaca pengertian tentang Hukum Kanonik di sini – silakan klik. Dan silakan anda membaca KHK (Kitab Hukum Kanonik) dan silakan menunjukkan bagian mana yang bertentangan dengan Alkitab. KHK memang merupakan disiplin dari Gereja, namun bersumber pada Alkitab, Tradisi Suci, dogma dan doktrin dari Gereja. Untuk mengatakan bahwa semua itu bukan datang dari Tuhan, maka anda harus membuktikan bahwa semuanya itu bertentangan dengan kebenaran Allah, karena tidak mungkin yang datang dari Tuhan saling bertentangan.
5) Dari tulisan anda, maka anda telah memberikan tuduhan yang begitu banyak kepada Gereja Katolik, walaupun anda sebelumnya adalah umat Katolik. Kalau anda memang serius untuk berdiskusi tentang dogma dan doktrin dari Gereja Katolik yang membuat anda berpindah ke gereja lain, maka dengan senang hati saya mau untuk berdialog dengan anda. Pilihlah satu dogma, dan kemudian kita dapat membahasnya secara mendalam. Terlalu banyak topik yang ingin disampaikan tidak memberikan diskusi yang mendalam. Semoga dari pemaparan di atas, minimal Sherly mempunyai pandangan yang lebih baik terhadap Gereja Katolik.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – katolisitas.org
lisitas.org/2008/06/10/apa-itu-kekudusan/




web katolisitas sangat bermanfaat bagi umat beriman.
semoga umat yang sering mengunjungi web ini imannya semakin dikuatkan bagikan bangunan diatas batu karang.
wah….terimakasih katolisitas.org anda bisa jadi berkat bagi umat. sosialisasikan ke umat Indonesia, biar lebih banyak yang tahu. 13 juni 2010
Saya jengkel dan geregetan mendengar komentar Sherly yang sangat intimidatif dan menyerang umat Katolik. Tidak ada manfaat apapun bagi dia kecuali memuaskan nafsu sombong, memecah belah, tinggi hati, dan membuat batu sandungan bagi umat yang lain. [edit]. Tapi saya tidak kaget, karena bukan kali ini saja saya mendengar serangan seperti itu dari orang-orang protestan. Saya merasa bahwa kesalah-pahaman seperti ini memang sengaja ditanamkan dan digembar-gemborkan di kalangan protestan, bahkan oleh para gembalanya. Saya prihatin bahwa banyak oknum protestan cenderung membenci orang katolik, mencari-cari kesalahan dan dengan sombong menepuk dada seakan tidak ada dosa di diri mereka, persis orang Farisi dan… Read more »
Shalom Emanuel, Terima kasih atas komentarnya. Dalam menghadapi komentar-komentar yang mungkin terlihat menjengkelkan, kita tidak boleh untuk membalasnya dengan kata-kata yang menjengkelkan, karena hal tersebut tidak akan membangun diskusi yang sehat dan baik. Justru, kita harus menggunakan kesempatan ini untuk dapat menjelaskan iman Katolik dengan baik dan tidak boleh terpancing dengan komentar-komentar yang tidak substansial. Kita juga harus menganggap bahwa orang yang memberikan komentar – betapapun menjengkelkannya – mungkin mempunyai niat yang baik. Mungkin mereka ingin mewujudkan kasih mereka dengan memberikan kritikan akan pengajaran Gereja Katolik yang mereka anggap tidak Alkitabiah, walaupun kadang mereka tidak menyampaikannya dengan bijaksana. Namun, saya… Read more »
Ya, saya minta maaf Pak Stef. Masalahnya saya sering mendengar kata-kata pedas seperti itu. Saya jadi sakit hati dan mudah tersinggung sehingga emosinya menjadi berlebihan. Contohnya, saya pernah ditanya oleh seorang pendeta “Bapak beribadah di mana?” saya jawab denga agak ketus: “Di Gereja Katolik A. Kenapa? Ada yang salah?”. Terima kasih atas nasehatnya Pak, saya akan mencoba lebih menahan diri.
Shalom Pak Stef dan team katolisitas.org
Saya benar2 salut kpd bapak dan team, sangat sabar menjawab pertanyaan2 yg bolak-balik ditanyakan. Setelah membaca link ini, saya sebagai umat Kristen Katolik menjadi sangat bangga akan kekayaan Gereja Katolik. Justru dgn adanya pertanyaan dari saudari Sherly, saya sebagai umat katolik jd bisa lebih paham dan juga lebih mengetahui kebenarannnya.
Maju terus katolisitas.org
Tuhan memberkati
Salam,
Yindri
Shalom Sdr. Emanuel, Ada satu quote dari Uskup Agung New York, yang bernama Fulton Sheen (1951–1965) yang mengena sekali utk saya pribadi sewaktu tdk sengaja membacanya & menjadi motivasi saya sampai sekarang untuk menggali kekayaan Iman Katolik kita, yaitu: “There are not over a 100 people in the U.S. that hate the Catholic Church, there are millions however, who hate what they wrongly believe to be the Catholic Church, which is, of course, quite a different thing.” Yg diterjemahkan (maaf kalau kurang sempurna) menjadi : “Tidak ada lebih dari 100 orang di Amerika Serikat yang membenci Gereja Katolik, namun ada… Read more »
Sdr. Emanuel, salah satu cara bagaimana tidak mudah jengkel dan gregetan adalah mencoba memupuk iman kita. Banyak belajar dari katolisitas.org atau buku-buku rohani lainnya. Jangan terlalu berharap dari pihak Gereja, karena mereka sendiri barangkali tidak ada waktu untuk berbuat seperti ini. Sekarang waktunya awam tampil ke depan sebagai pelayan sabda. Kita harus membuktikan bahwa kita-kita ini mampu memberikan penjelasan kepada mereka. Orang Katolik selalu dianggap sebaga”domba yang sesat”, buktikan bahwa kita adalah dalam ranah yang benar.Mari bersama belajar dan belajar untuk menjadi apologetik-apologetik iman Katolik. Scott Hahn yang dahulu anti Katolik, sekarang menjadi pembela iman Katolik yang militan. “Berbahagialah mereka… Read more »
Saya sependapat dgn Emanuel ttg sikap oknum protestan. tetapi saya berterimakasih dgn pertanyaan/komentar Sherly – walaupun jengkel juga – lebih-lebih jawaban dari tim katolisitas yang sempurna’ Terima kasih utk semuanya, karena saya belajar banyak dari dialog ini. Namun saya akan lebih banyak lagi belajar kalau sdr Sherly dapat menjawab pertanyaan tim katolisitas yg dicetak merah. Sampai saat ini saya bangga jadi warga katolik dan dgn sedih menyaksikan perpecahan umat pengikut Yesus. Saya berdoa semoga kesatuan gereja sbg Tubuh Kristus dapat terwujud didunia ini dgn ciri : kudus, katolik dan apostolik. Amin.
Yth Bpk Stefanus Tay & Ibu Ingrid L.
Sependapat dengan segera di wujudkannya diskusi ini dalam bentuk buku,
agar memperdalam iman katolik saya dan pengetahuan bagi umat katolik yang lain,
terima kasih.
Salam,
Stephanus Hamidi Soetopo
syalom, saya setuju dg bpk Adri Amanupunnjo. saya pun seorang katolik dan saya merasa kurang damai sejahtera bila kita mulai membanding-bandingkan antara katolik dan protestan.apalagi kalau mengarah ke kecenderungan yang satu lebih benar dari yang lain. saya rasa bila kita meninggal nanti, dan menghadap Allah kita Yesus Kristus (saya rasa katolik dan protestan sama-sama percaya Yesus kristus sbg Tuhan dan Juru selamat), kita tidak akan ditanya kita agamanya apa. daripada berdebat seperti ini mungkin lebih baik kita memperkenalkan kristus pada orang-orang yg sama sekali belum mengenal kristus. dan jangan biarkan adanya pengalaman buruk atau kepahitan yg berhubungan dengan orang-orang dari… Read more »
Shalom Becky Hendrawan, Terima kasih atas tanggapannya. Saya ingin memberikan klarifikasi, bahwa website ini ditujukan untuk memaparkan pengajaran Gereja Katolik. Dan dalam prosesnya, ada begitu banyak pertanyaan yang masuk dari umat gereja-gereja lain bahkan dari agama lain. Untuk itulah, maka tim Katolitas berusaha untuk memaparkan apa yang sebenarnya diajarkan oleh Gereja Katolik. Justru, sebagai umat Katolik, kita harus menjalankan bagian kita, yaitu untuk mempertanggungjawabkan iman kita jika ada yang perpertanyakannya (lih. 1 Pet 3:15), yang tentu saja harus dilakukan dengan hormat dan lemah lembut. Jadi, tidaklah masalah kalau kita berdialog tentang perbedaan ajaran, dengan semangat untuk mencari kebenaran. Memang banyak… Read more »
Shalom Becky Hendrawan
Tidak menjadi masalah bagi kita membanding- bandingkan agama satu dengan yang lain. Didalam study agama ada yang dinamakan ilmu perbandingan agama. Dengan belajar seperti itu kita bisa mengerti ajaran agama lain. yang tidak boleh adalah menghina atau menjelek-jelekan agama lain. Masalah konsep yang ditawarkan agama agama terserah kita sendiri yang menilainya, apa kita setuju atau tidak tergantung kita sendiri. Bagi saya yang beregama Katholik kepenuhan kebenaran ada didalamnya itu sesuai dengan ajaran yang saya anut. trimakasih Tuhan memberkati.
@Becky:
Kebenaran akan tetap bersinar sampai ketidakbenaran menjadi redup dan akhirnya padam. Kecenderungan pendapat anda seperti diatas lebih kepada menutupi apa yang menjadi kebenaran dalam Gereja Katolik. Meskipun kebenaran itu ditutupi maka ia akan terus bersinar.
Aku percaya akan ALLAH, Bapa yang Maha Kuasa, Pencipta langit dan bumi dan akan YESUS KRISTUS putraNya yang tunggal ,Tuhan kita, Yang Dikandung dari Roh Kudus, Dilahirkan oleh Perawan Maria, Yang Menderita Sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus. Disalibkan, wafat dan dimakamkan. Yang turun ke tempat penantian,pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati. Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Maha Kuasa. Dari situ Ia akan datang, mengadili orang yang hidup dan yang mati. Aku percaya akan ROH KUDUS. Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal . Amin Inilah imanku,… Read more »
Halo semuanya…. saya sangat menikmati membaca diskusi kalian semua. Kalian semua hebat. saya punya pengalaman pribadi mengenai iman saya. Saya seorang katolik, dari TK – SMA selalu sekolah di sekolah katolik. Memang, di sekolah guru2nya kurang begitu detail mengajarkan tentang iman katolik, sehingga pengetahuan saya tentang iman katolik itu sendiri suam suam kuku. Tapi yang pasti saat itu saya bangga menjadi seorang katolik, saya rajin ke gereja, mendengar sabda Tuhan, mengikuti ret2, sharing kitab suci. saya tau hal-hal mendasar tentang iman katolik, tapi suatu ketika saya sadar bahwa ternyata sedikit sekali yg saya tau tentang iman katolik. Apalagi ketika saya… Read more »
@Mariane
Syukurlah km tdk prnh “menyebrang” ke greja yg lain. Kesaksian yg sgnt indah! Tuhan memberkati….
Dear Mariane, kesaksian yang sungguh hebat, ternyata memang benar, kalau kita mau mendalami iman katholik tidak ada yang dapat mengombangambingkan kita. Percaya kepada Yesus yang sudah mendirikan gerejanya yang kudus. Maka itu pesan saya kepada umat katholik pelajarilah secara mendalam tentang iman kita, biar tidak gamapng disesatkan. Yang lebih menggagumkan lagi, para pendeta America yang convert ke katholik adalah pakar-pakar teologi yang sangat kampiun, anehnya sesudah memperdalam iman katholik secara bertahun-tahun akhirnya mereka pulang ke rumahnya. terima kasih Tuhan Yesus, Bunda Maria, dan para Kudus. itu menjadi pelajaran bagi orang2 katholik yang malas atau acuh tak acuh pada pertumbuhan imannya.… Read more »
Kpd Marianne, saya juga jadi ingin share pengalaman saya sedikit nih. tentang salam maria. pernah suatu saat sewaktu saya berdoa salam maria dengan pikiran penuh pertanyaan seperti “boleh tidak sih sebenarnya berdoa salam maria?” kemudian saya tetap mendoakannya beberapa kali. entah di pengulangan yang keberapa, saya menyadari… bahwa setiap kali kita mendoakan salam maria, kita berdoa BERSAMA Bunda Maria, kepada Allah Bapa dan memuji Yesus. (coba dibaca yang saya tebalkan saja) Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus sejak saat itu, saya tidak pernah ragu lagi dalam berdoa salam maria. PS… Read more »
Shalom Alexander Pontoh, Terima kasih atas sharingnya. Seperti yang anda katakan, sebenarnya dengan doa Salam Maria, maka kita berdoa bersama dengan Maria. Dan seperti yang saya jabarkan dalam beberapa dialog, maka doa Salam Maria sebenarnya adalah doa yang sungguh Alkitabiah. Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu: “Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” (Lk 1:28) Dalam doa Maria bahasa Inggris: Hail Mary, full of grace, the Lord is with you. Bandingkan dengan RSV “And he came to her and said, “Hail full of Grace, the Lord is with you!“ Terpujilah… Read more »
Dengan adanya artikel ini, iman katolik saya semakin kokoh dan semakin sadar bahwa rata-rata orang katolik berpindah agama oleh karena kurang mendalami imannya sendiri. Bukanlah Gereja Katolik yang salah, melainkan dirinya sendiri, i suppose. Jikalau memang benar pernah menjadi seorang katolik, pastilah sadar bahwa kita tidak menyembah patung. Sama aja kan, kalo orang melihat foto pacar atau anggota keluarga dan berkata didepannya atau mencium fotonya . Apakah dia menyembah foto itu? Pastinya tidak. Lagipula yang dituju kan orang/pribadinya, bukan gambar atau patungnya – mereka hanyalah sebagai sarana untuk dapat memusatkan perhatian kita..etc etc. Hebatnya orang katolik, dapat membedakan perasaan hati… Read more »
Untuk semua yang mempertentangkan ajaran Katolik atau maaf …[edit: keluar] dari Katolik atau mengaku ngaku mantan Katolik: Kebenaran Katolik tidak ada yang tidak bisa dijabarkan. Buktinya di sini sdr Stef dan teamnya sudah menjabarkan dari benang kusut yang ada di pikiran anda semua tentang Gereja Katolik menjadi terurai. Sekarang tinggal dari anda semua. Adakah kalian tetap mengingkari apa yang sudah diuraikan? Semua ada dasarnya. Baik dari Alkitab, pengajaran Bapa Gereja dan jemaat awal.Kalau anda mengingkari berarti anda mengingkari Alkitab, pengajaran Bapa Gereja dan jemaat awal. Terus pertanyaannya adalah kebenaran menurut versi anda muncul dari mana. Kenapa tiba2 muncul tanpa dasar… Read more »
Syaloom,
Sdra Yohanes menulis “yg tertinggal adalah kerendahan hati …………” saya setuju banget !!! Kita perlu rendah hati dan berpartisipasi saja pada gereja yg didirikan Yesus, yg tekun dalam mengikuti ajaran para rasul, dan tentu saja berdasarkan pesan KS. Tetapi pesan KS bisa disalahartikan (salah tafsir) oleh pengikut Yesus, maka dari itu perlu adanya magisterium gereja. Semoga Roh Tuhan menyatukan semua orang percaya dan dengan demikian terwujud doa “datanglah KerajaanMU”…amin
KATOLIK HARUS DISALAHKAN!!! Saya pribadi mendengar tuduhan2 “baik” dari pihak non-Katolik sudah mulai terbiasa, karena memang yang dituduh itu2 aja. Sangat susah untuk mempertahankan Kebenaran tapi sangat mudah untuk menuduh bahwa kebenaran tersebut adalah salah. Itulah posisi Katolik dari dulu hingga sekarang, sejak didirikan oleh Yesus Kristus diatas Simon Petrus hingga sekarang dipimpin oleh Paus Benediktus XVI. Disetiap jamannya akan selalu muncul tuduhan2 yang menyudutkan Katolik. Dan sekarang tuduhan itu semakin nyata. Alkitab yang dikanon oleh GEreja justru senjata yang ingin digunakan oleh pare penuduh alim ini untuk meruntuhkan kebenaran Katolik. saya tidak habis pikir sampai dimana logika berpikir para… Read more »
Shalom Debees, Terima kasih atas komentarnya. Memang adalah suatu kenyataan bahwa ada sebagian dari umat Protestan yang senantiasa menyalahkan pengajaran Gereja Katolik, dari pengajaran yang pokok sampai devosi-devosi. Namun, adalah suatu kenyataan juga bahwa ada sebagian dari mereka yang ingin mencari kebenaran dengan benar-benar. Dan dalam teologi, suatu kebenaran sering bersandar pada kebenaran yang lain, atau dengan kata lain saling berkaitan. Kalau mereka salah mengerti akan suatu kebenaran, maka kebenaran-kebenaran yang lain juga tidak dapat dipercaya. Jadi, kita harus melakukan dialog dengan dasar percaya, bahwa mereka memang ingin mencari kebenaran. Dengan demikian, diskusi dapat berjalan dengan hormat dan lemah-lembut. Salam… Read more »
Sikap dasar yg harus dimiliki oleh setiap orang percaya kpd Yesus adalah bahwa Yesuslah yang mendirikan jemaatNYA/gerejaNYA 2000 tahun lalu. Jemaat Yesus itu diwariskan Yesus kpd para rasul turun temurun sampai hari ini. Bagi siapa yang percaya Yesus silahkan bergabung dgn gereja yg didirikan Yesus, dan yang diwariskan Yesus kpd para rasul turun temurunl sampai saat ini. Tidak benar ada anggota jemaat yg mau melepaskan diri dari gereja induk dan mendirikan jemaat baru/gereja baru atas kemamapuan/kekuatan/pengaruhnya sendiri atau dgn alasan apapun utk lepas dari gereja rasuli yg diwariskan Yesus. Sikap dasar sebagai pengikut Yesus adalah berpartisipasi pada gereje rasuli dan… Read more »
orang pendetanya pantekosta aja pindah ke Katolik kok…lah yg satu ini malah menjauhi dan menjelek²an Katolik….piye tooo nak sherly ???
http://www.youtube.com/watch?v=8MvfAJ7ap8s&feature=related –> Rev. Alex Jones ( 5 klip )
saya baru tau ada situs ini, sy sungguh beruntung dapat mengikuti dan membaca artikel2 yg sungguh sangat bermanfaat buat pertumbuhan iman saya. jika boleh sy bersaksi sedikt saja bahwa, saya semenjak dari kecil sudah suka sekali mampir kegereja tetangga, bahkan sejak remaja saya sdh punya persekutuan doa Ekumene, sejak remaja pula saya tidak pernah diundang oleh mudika yang katanya saya adalah anak yg kelewat nakal, tetapi itu tidak membuat saya sakit hati berkepanjangan dan tidak membuat saya terpengaruh dan pindah gereja, terlebih dari itu saya bersyukur sekali karena saya tidak menjadi orang nakal. mengapa saya tidak pindah ke gereja lain… Read more »
Shalom Paulus,
Terima kasih atas kesaksian anda. Mungkin maksud anda adalah bahwa bahasa Roh adalah suatu karunia dari Allah, bukan sesuatu yang bisa dipelajari sendiri. Ya, untuk ini saya setuju. Tetapi jangan mengatakan bahwa bahasa Roh itu kurang baik, sebab jika itu karunia dari Tuhan, maka tidak dapat dikatakan kurang baik.
Mengenai bahasa Roh sudah pernah dibahas di sini, silakan klik dan di sini, silakan klik.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
Ingrid Listiati- katolisitas.org
salom Inggrid,
sy mau koreksi dikit,
jelas bahasa roh baik, yg sy maksudkan adalah ada hal2 yg kurang baik seperti pengajaran bahasa roh, jadi se kali2 bukan bahasa rohnya yg kurang baik.
terima kasih.
Dear all,
Yang aku percaya adalah Tuhan Yesus, aku tidak memetingkan apa itu kristen atau katolik, yang penting saya bisa menjadi garam dan terang bagi dunia dan menghasilkan buah roh, kasih, sukacita damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, dan penguasaan diri. Tuhan Yesus memberkati, amien!
Shalom Fajar, Tuhan Yesus tidak pernah menghendaki para murid-Nya terpecah belah, oleh sebab itu, memang doa- Nya sebelum sengsara-Nya adalah agar semua murid-Nya bersatu (lihat Yoh 17). Kita mengetahui bahwa Kristus telah mendirikan Gereja-Nya di atas Rasul Petrus (lih. Mat 16:18), yang oleh imannya yang kokoh mengakui bahwa Kristus adalah Mesias, Anak Allah. Maka kalau kita memilih untuk menjadi anggota Gereja Katolik, itu adalah karena kita menaati kehendak Kristus, karena di Gereja Katolik terdapat jalur apostolik yang tidak terputus dari Petrus sampai kepada Paus Benediktus XVI. Dengan Kristus sebagai Kepala Tubuh, yang telah memberi kuasa kepemimpinan-Nya kepada Rasul Petrus dan… Read more »
Shalom saudaraku Fajar.
Sebenarnya faham yang dianjut oleh Fajar itu adalah Faham yang seringkali dunia dewasa ini yang anut. Yang penting berbuat baik dan percaya, ngga perlu agama – agama-an. Kalo Fajar mengikuti Faham ini, sebenarnya masih belum mengikuti 100% perintah YESUS. Padahal kalau kita ingin masuk ke dalam kerajaan TUHAN, kita harus 100% mengikuti perintah YESUS. perintah YESUS tidak hanya berbuat baik saja, tapi juga ada di dalam sakramen – sakramen.
Jadi saya harapkan suadaraku Fajar bisa mengikuti kepenuhan seluruh perintah YESUS.
TUHAN YESUS memberkati dan BUNDA MARIA selalu menuntun anda kepada putraNYA
Sebetulnya secara pribadi saya berterimakasih kepada Sherly dan Indah atas pertanyaan pertanyaan mereka. Justru oleh pertanyaan merekalah dan setelah dijawab oleh team katolisitas (terimakasih Stef dan Ingrid yang membahas topik ini) iman saya semakin dikuatkan dalam Gereja Katolik. Semakin diurai dan dijabarkan lebih dalam semakin saya melihat kebenaran utuh dalam Gereja Katolik dengan disandingkannya Kitab Suci dengan ajaran para Bapa Gereja pada awal kekristenan, semakin mencerminkan bahwa Gereja mula mula itu adalah Gereja Katolik sekarang ini. Banyak kebenaran yang tidak saya ketahui sebelum adanya bahasan topik ini menjadi semakin jelas dan terang buat iman saya. Selama ini kita lebih terfokus… Read more »
Saudara Johanes, saya sangat bangga sekali dengan tanggapan yang ditulis saudara, seandainya semua orang katholik seperti anda wah pasti tidak ada yang suka suka mampir ataupun pindah pindah ketempat tetangga, tapi saya bangga juga dengan saudara-saudara kita yang sempat mampir ketempat lain dan menyadari kekeliruannya mempunyai kerinduaan untuk pulang kembali ke pangkuan GEREJA YANG SATU, KUDUS, KATHOLIK, DAN APOSTOLIK semoga kita yang tetap setia selalu bisa menjadi garam didalam rumah sendiri dan juga diluar rumah kita. Tuhan Memberkati.
Dear Didik, Terimakasih atas komentarnya, saya sama seperti anda. Kita semua yang ada di sini masih dalam proses belajar. Biarlah RohNya yang mendewasakan iman kita.Semoga Tuhan memberkati saudara.
Terima kasih untuk tanggapannya. Sampai kapanpun saya tidak akan berpindah dari katolik ke agama lain.Tapi harus diakui bahwa bagi umat yang bangkotan kayak saya ( waktu kecil saya putra altar dan sering pelayanan ). Perayaan Ekaristi perlu direvitalisasi agar beberapa hal yang menurut saya dibawah ini agak kurang pas jadi benar kembali : 1. Dalam membacakan bacaan 1 dan 2 terkesan sekarang para pembacanya berlomba2 merdu suaranya. Menurut saya ini salah. Apa yang dibacakan adalah sebuah kisah nyata,jadi perlu intonasi seperti ketika menjadi pelaku didalam bacaan tersebut. Menurut saya ini bisa membawa penyegaran kembali. 2. Homili : ini salah satu… Read more »
Shalom Danny, Terima kasih atas masukan anda. Saya sudah meneruskannya kepada Romo Wanta agar dapat diperhatikan juga dalam proses pembentukan/ formasi para imam. Anda dan saya juga dapat berperan untuk membangun Gereja Katolik dari dalam, dari kalangan umat sendiri. Jika kita telah mengalami kasih Tuhan yang luar biasa melalui Ekaristi, maka, marilah kita membagikan pengalaman ini kepada saudara/i kita seiman. Jika anda terpanggil untuk berperan secara lebih lagi, silakan bergabung dalam seksi Liturgi di paroki anda. Semoga dengan masukan dari anda, seksi Liturgi ataupun katekisasi di paroki dapat turut mempersiapkan umat untuk semakin menghayati makna Perayaan Ekaristi. Mungkin anda dapat… Read more »
Dany, Yth
Saya sependapat dengan anda, memang kita harus ikut menertibkan dan mengamalkan aturan liturgi Gereja agar tidak menyeleweng. Karena itu ada dua arah yang perlu dilakukan:
pertama, dari sisi pembinaan umat,
kedua dari sisi petugas liturgi.
Saya baru saja memberi pembekalan iman dan liturgi Gereja kepada prodiakon di Blok B. Saya sampaikan hal-hal yang perlu anda usulkan dan mengingatkan kembali pentingnya peran petugas liturgi Gereja agar sungguh bermakna dan berdayaguna demi kemuliaan Allah.
salam
Rm Wanta
Kepada Romo Wanta Pr. ,terima kasih untuk tanggapannya yang baik sekali.
Rekan2 terkasih dalam Kristus…mohon maaf kalo saya ikut nimbrung…menurut saya,perdebatan yang ada tidaklah perlu…bagaimana kita merasakan,menyembah,mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus adalah dari hati.Keabsolutan akan suatu jalan tertentu adalah tidak ada. Istri saya menemukan kerinduannya kepada peribadatan gereja Kristen Pantekosta yang pernah kami hadiri,anehnya malah dari sebuah pertemuan senam Chikung( cat :kami legal formal adalah Katolik dan masih mengikuti Ekaristi ).Kami juga datang tiap minggu di kebaktian di gereja Kristen Pantekosta. Saya menolak jika dianggap tidak berpendirian. Buat orang yang pernah merasakan kehadiran Tuhan dalam kedua gereja ini,sulit untuk bilang yang ini salah yang itu salah. Dari semua wacana debat diatas,buat… Read more »
Shalom Danny, Diskusi ini sebenarnya ada dalam rangka mencari kepenuhan kebenaran yang Tuhan Yesus ajarkan. Jadi sebenarnya bukan bermaksud mencari pertentangan. Sebagai umat Katolik, kita juga mengakui bahwa gereja- gereja lain mengajarkan kebenaran, termasuk juga gereja Pentakosta. Namun memang kita mengimani bahwa kepenuhan kebenaran ada di dalam Gereja Katolik, yang didirikan oleh Kristus sendiri di atas Rasul Petrus. Iman sesungguhnya bukan masalah “perasaan tentang kehadiran Tuhan”. Iman itu tidak tergantung dari perasaan, karena kalau demikian, akan menjadi berubah- ubah tergantung dari perasaan kita. Sedangkan iman menurut Kitab Suci adalah, “dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala… Read more »
Setuju sekali dengan apa yang dikatakan oleh sdri Ingrid. Kalau kita sudah menemukan gelas yang penuh dengan “kebenaran” untuk menyejukkan dahaga kita mengapa kita mesti susah susah menemui gelas yang setengah2 dengan “kebenaran’? Dulu saya sangat aktif dalam Persekutuan Doa. termasuk dalam Persekutuan doa Karismatik Katolik. Tapi lama lama kog saya merasa ini menjadi “batu sandungan” bagi umat Katolik sendiri(maaf buat anggota Karismatik Katolik). setelah saya mendalami Katolik dan ajarannya,(termasuk di web ini) saya tidak menemukan cara berdoa yang demikian. Cukuplah dengan Ibadah Tertinggi dan teragung kita yaitu MIsa Kudus (Pemecahan Roti versi alkitab-itu yang jemaat pertama lakukan dan jemaat… Read more »
Shalom Yohanes, Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan ‘aktif dalam Persekutuan Doa’. Itu adalah sesuatu yang baik, dan membangun iman juga. Berdoa dalam bahasa Roh adalah sesuatu yang baik, dan mengikuti persekutuan Karismatik juga baik, karena di sana kita dapat mendengarkan renungan tentang Sabda Tuhan, dan dapat memuji Tuhan bersama- sama dengan saudara/i kita seiman. Jadi tidak ada yang salah dengan Persekutuan Doa Karismatik. Ada banyak orang yang setelah mengikuti persekutuan doa, malah dapat semakin menghayati perayaan Ekaristi. Dan memang inilah yang seharusnya terjadi. Semua pertemuan doa/ ibadah kita harus menuju kepada puncaknya yaitu persekutuan dengan Kristus sendiri dalam Ekaristi… Read more »
thanks Ingrid atas masukannya. Mohon dukungan doanya bagi kedewasaan iman saya. “Totus Tuus” itu sungguh indah. Biarlah itu menjadi semboyan tiap orang beriman.
http://www.gerejakatolik.net/kesaksian/maranatha.htm http://www.gerejakatolik.net/kesaksian/maranatha2.htm http://www.gerejakatolik.net/kesaksian/maranatha3.htm http://www.gerejakatolik.net/kesaksian/maranatha4.htm Dear Sherly, mungkin kesaksian dari Pendeta Alex Jones ini akan membantu anda menemukan kembali kebenaran di Gereja Katolik. Bagaimana Tuhan membimbing satu gereja Pentakosta (yang satu aliran dengan aliran gereja anda-Karismatik -Pentacostal)lewat hambaNya Pendeta Alex Jones ini kembali ke pangkuan Gereja Katolik. Secara akal budi manusia sangat tidak mungkin, tapi bagi kehendak Roh Kudus segalanya menjadi mungkin. Bayangkan,suatu gereja yang berbeda 180 derajat dari Gereja Katolik dan biasa menyudutkan Gereja Katolik dengan doktrinnya, bisa berubah menjadi Gereja Katolik. Bukan satu pendeta saja yang berubah, tapi beserta dengan jemaatnya juga. Inilah yang saya maksudkan dengan: Orang yang… Read more »
Salam Kasih, Kebenaran yang bagai mana? Keluaran 20:3-4 di ayat itu ada di katakan “jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun” sudah jelas dikatakan “jangan” tp manusia atau gereja itu bandel kayak anak kecil kalo di bilang jangan ya tetep dilakukan, mertua saya dan istri saya mengatakan berdoa ama santo ( saya lupa namanya ) untuk bantu nyari barang yang ilang ( ?????? ) saya bingung emang ada santo santa yg punya tugas masing2 utk menolong manusia? kalau baca komentar balik dari GK soal patung GK menegaskan kami tidak menyembah patung hanya utk mempermudah menghayati dan bla bla.. hmmm mengingatkan… Read more »
Shalom Adri A, Terima kasih atas komentarnya. Untuk masalah apakah umat Katolik menyembah berhala atau tidak, anda dapat melihat diskusi ini di sini – silakan klik dan ini – silakan klik. Kalau anda mempunyai argumentasi yang baru selain yang didiskusikan, maka anda dapat menambahkannya. Untuk persekutuan para kudus, silakan melihat diskusi ini – silakan klik. Anda mengatakan “sama seperti gereja katolik yang selalu mengatakan kepada jemaatnya atau kepada orang yg mempertanyakan soal patung menyatakan bahwa itu hanya media utk membantu umatnya berdoa kepada Tuhan“. Silakan untuk membaca 3 link tersebut. Dan kalau setelah membaca anda masih mempunyai pertanyaan atau sanggahan… Read more »
Shalom Pak Tay, Perkenankan saya memberi jawaban kepada pertanyaan bapak yg tertulis sbb : (copas) Coba anda cari, dimanakah Alkitab pernah mengatakan bahwa Alkitab adalah satu-satunya sumber kebenaran. Q : Yohanes 17:17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. ALKITAB =INJIL => FIRMAN TUHAN yang tertulis. YAHSHUA (Yesus Kristus) => Firman TUHAN yang hidup dan menjadi manusia dan menggenapi Firman TUHAn yg tertulis dalam TAURAT/Kitab Para Nabi=ALKITAB Perjanjian Lama. Apabila Firman TUHAN yang telah tertulis dimana itu kita sebut sbg INJIL=ALKITAB dan Digenapi dengan Firman TUHAN=INJIL yang Hidup dimana kita kenal sbg YAHSHUA HAMASIACH (Yesus Kristus) semuanya itu dianggap oleh… Read more »
Shalom Indah,
Terima kasih atas komentarnya. Sebenarnya komentar ini lebih merupakan duplikasi dari komentar anda sebelumnya. Dan saya telah menjawab semua pernyatan anda di sini – silakan klik. Silakan meneruskan diskusi di link tersebut, sehingga diskusi dapat dilanjutkan secara lebih mendalam dan terstruktur. Semoga dapat dimengerti.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – katolisitas.org
Salam Kasih, Semenjak saya buka webb ini saya lupa mengucapkan trimakasih sudah banyak hal2 yg baru dan membantu saya utk lebih mengerti kehendak Tuhan apa yang Tuhan mau, apa lagi istri saya seorang katolik dan keluarganya menginginkan saya masuk katolik dan nanti kalau anak kami lahir utk membaptiskan anak kami secara katolik tetapi apa yang saya dapat dari alkitab yang saya baca membuat hati saya tidak nyaman dengan pengajaran katolik semua agama mengajarkan kebaikan tp kalau soal pengajaran dan kebenaran tunggu dulu.. saya tanya Tuhan selalu utk menunjukan mana yang dari Tuhan mana yang dari manusia Pak tay menjawab “Dan… Read more »
Shalom Adri A, Terima kasih atas tanggapannya. Terima kasih juga telah berkunjung ke website ini. Sungguh sangat disayangkan bahwa anda tidak mau membaca link-link yang telah saya berikan, karena topik-topik yang anda tanyakan telah dibahas cukup panjang lebar. Berikut ini adalah tanggapan yang dapat saya berikan: 1. Anda mengatakan “tetapi apa yang saya dapat dari alkitab yang saya baca membuat hati saya tidak nyaman dengan pengajaran katolik semua agama mengajarkan kebaikan tp kalau soal pengajaran dan kebenaran tunggu dulu.. saya tanya Tuhan selalu utk menunjukan mana yang dari Tuhan mana yang dari manusia” Justru itu, kalau anda merasa tidak nyaman,… Read more »
@ Adri : kenapa anda tidak mau membaca artikel-artikel?
Shalom pak Adri, anda ini mirip sekali dengan suaminya teman saya, dia juga beragama protestan, waktu menikah mereka memang mendapat dispensasi untuk menikah digereja Katholik. Sang isrti memang meminginkan suaminya untuk memjadi katholik, tapi dengan berbangai alasan selalu menolak, karena mengatakan Gereja Katholik itu tdk Alkitabiah, ajarannya buatan manusia, menyembah patung dan sebagainya. Tapi teman saya itu dengan sabar selalu mendoakannya. Memang anak anaknya semuanya ikut Katholik tinggal yang tersisia adalah suaminya. sang istri ini tidak cepat menyerah selalu dibawa dalam doa. Sehingga suatu hari sang istri menyarankan suaminya untuk ikut KURSUS EVANGELISASI PRIBADI. Puji Tuhan ternyata setelah mengikutinya suaminya… Read more »
@Sdr Adri, menurut saya kebenaran yang betul adalah kebenaran yang diajarkan oleh Tuhan Yesus diteruskan oleh para rasul , Bapa Gereja awal dan diteruskan oleh Bapa Gereja sekarang (Paus dan Uskup2) dan dipelihara dalam kehidupan berjemaat. Bukan kebenaran yang disampaikan secara pribadi karena tafsiran pribadi atau kelompok kecil(gereja gereja yang terpisah pisah). Tapi diterima oleh semuanya secara universal.Itulah kebenaran. Kalau bicara kebenaran, berapa banyak gereja-gereja protestan mengklaim diri mereka yang memiliki kebenaran itu tapi berbeda prinsip. Bagaimana kebenaran bisa menghasilkan ketidakbenaran jika dipandang oleh orang yang memiliki prinsip yang berbeda oleh gereja yang lain? Allah memerintahkan jangan membuat patung dalam… Read more »
Shalom, ini pertama kalinya saya urun komentar. Selama beberapa bulan ini saya mempelajari iman Katolik dari web ini dan bersyukur mendapat banyak pengetahuan baru tentang iman akan Yesus Kristus. Kalau boleh saya katakan, diskusi ini sungguh melelahkan, berkesan tidak berimbang. Terus terang saya hanya geleng-geleng kepala (sedikit geregetan juga) menangkap emosi meledak-ledak seperti itu. Meski dibaptis katolik 8 thun lalu (berangkat dari pengajaran protestan sejak kecil),saya awam dan baru mendalami iman secara sungguh-sungguh baru enam bulan ini. Dengan jawaban2 dan argumentasi yang baik dengan bukti yang dijabarkan tim Katolisitas, saya percaya bahwa tim ini ditutun oleh bimbingan Roh Kudus (krn… Read more »
Shalom, Saya setuju dengan Saudara/i Ve. Jika roh kudus yg bekerja pada hati seseorang maka prilaku/cara berbicara pasti lemah lembut dan penuh kasih. Saya pikir website ini adalah website katolik jadi sudah tentu menjelaskan & mempertahankan iman katoilk. Jadi, bagi yg bukan ‘maaf” katolik hendaknya jika ingin berdiskusi harus dengan rendah hati dan dgn maksud persahabatan atau bertukar pengetahuan tentang iman masing-masing tanpa memaksakan pendapat. Sebab jika memaksakan pendapat yg tidak sesuai dgn iman katolik, ini bukan diskusi lagi melainkan “maaf’ penyerangan dengan maksud pembenaran dari sisi mereka sendiri sedangkan ini adalah website katolik, jadi dasar pemahaman kita pasti ada… Read more »
Yang terkasih Ve Saya hanya ingin mengajurkan saja kepada anda jangan pernah menelan begitu saja apa yang diterima dari siapa saja, berdoa dan tanya Tuhan apakah ini pengajaran dari Tuhan atau bukan? tidak ada tuduhan tapi diskusi ini membuka mata hati rohani setiap orang, yang terbuka akan selamat tetapi yang tertutup akan ketinggalan ( kebenaran harus di sampaikan walau pun itu sangat menyakitkan ) saran saya aja, Alkitab adalah sumber segala2nya ada tetulis di alkitab kalau ada yang memberikan pengajaran dan mengatas namakan kebenaran cek lagi alkitab supaya kita tidak mudah di bohongi ama si iblis, ingat tentang pencobaan di… Read more »
Shalom Adri A, Terima kasih atas komentarnya. Bagi umat Katolik, kita tidak perlu menelan perkataan dari orang lain, namun harus menerima apa yang diajarkan oleh Gereja Katolik. Inilah sebabnya, kalau sampai ada tulisan maupun jawaban dari tim katolisitas.org yang tidak sesuai dengan pengajaran dari Magisterium Gereja Katolik, maka kami akan merubahnya, berdasarkan ketaatan kami pada pengajaran Gereja. Yang kami coba paparkan di site ini adalah bukan pendapat kami pribadi, namun apa yang sebenarnya diajarkan oleh Gereja Katolik. Di satu sisi, Adri dan sebagian dari pembaca katolisitas mungkin dapat mengatakan bahwa kita harus berdoa dan bertanya kepada Tuhan apakah pengajaran ini… Read more »
syalom………… setelah mengikuti tanya jawab yg sangat panjang ini saya yakin sdri sherly pasti bukan orang awam .Dari pertanyaan yg sangat meyerang dotrin katolik dapat di tinjau bahwa sdri sherly pastilah seorg pendeta besar dalam gerejanya.Dan saya berterima kasih atas pertanyaan sherly yg telah di jawab dengan sangat baik dan sesuai alkitab dari sdr stef,inggrid,romo,dan seluruh staff katolisitas yg membuat iman saya sangat bertumbuh dalam gereja katolik ,bagaikan bunga di padang gurun yg mendapatkan air kehidupan. Kalau bisa usul buat team katolisitas bagaimana kalau penjelasan tentang dotrin katolik yg sangat akitabiah ini di bukukan supaya dapat di jangkau dengan mudah… Read more »
Shalom Robert, Terima kasih atas dukungannya untuk karya kerasulan ini. Dan kami juga sangat senang kalau website ini dapat membantu perkembangan iman dari sebagian umat Gereja Katolik. Saya tidak tahu latar latar belakang Sherly yang sebenarnya. Namun, hal itu tidaklah penting, karena yang penting adalah argumentasi yang diberikan dan bukan pada orangnya. Tentang membukukan artikel dan tanya jawab, memang sudah ada penerbit yang menghubungi, hanya memang diperlukan banyak editing untuk dapat dibukukan. Dan memang, kami masih kesulitan untuk mengatur waktu. Namun, menulis buku memang akan kami lakukan. Mohon doanya, agar kami dapat mengatur waktu dengan lebih baik. Salam kasih dalam… Read more »
Shalom, Senada dengan sdr Robert, saya berharap tanya jawab di situs ini bisa dibukukan(kalo perlu diijadikan pegangan tambahan untuk pelajaran disekolah^.^). Karena pada kenyataannya, sejak saya SMP,SMA, yang saya dapat tentang iman katolik hanya sedikit sekali dan hampir tidak menjawab mengapa orang harus memilih gereja katolik. Saya mulai mendapat pelajaran yang lebih banyak waktu mengikuti pelajaran agama untuk baptis. Sungguh sayang rasanya,jika kita bersekolah disekolah katolik,namun ternyata tidak mendapat manfaat pengetahuan tentang katolik sesungguhnya, terbukti banyaknya teman2 SMA saya yg protestan yang masih tidak juga paham dan memberi stigma negatif thd pengajaran katolik yang sebenarnya meski sejak SD bersekolah disekolah… Read more »
Shalom Ve dan Robert,
Terima kasih atas dukungannya untuk karya kerasulan ini. Semoga saja suatu saat keinginan kita bersama dapat terwujud. Memang menjadi suatu tantangan tersendiri, untuk dapat memberikan bekal yang baik bagi murid-murid yang belajar di sekolah-sekolah katolik maupun para katekumen, sehingga mereka benar-benar dapat mengetahui dan mengasihi iman katolik. Jadi, mari dalam kapasitas masing-masing, kita bersama-sama membangun Gereja Katolik yang kita kasihi.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – katolisitas.org
Pak Stef, tuh kan… banyak yang ingin artikel-artikel di katolisitas dibuat versi cetaknya. saya sendiri sudah tidak sabar ingin katolisitas versi cetak bisa diterbitkan. saya sudah siap nih, tinggal menunggu Pak Stef dan Bu Inggrid ke Indonesia :))
[dari katolistas: sabar…sabar]
Salam pak Stef,
Jika ada yg bisa saya lakukan untuk membantu apa saja (tenaga/pikiran,tapi finansial belum punyaa^^),saya akan sangat senang sekali. sesungguhnya,saya juga tidak tahu bisa membantu apa,krn memang tidak punya keahlian yg berkaitan dengan karya ini. Saya hanya mengajukan diri jika suatu ketika dibutuhkan.
Semoga,saya tidak terdengar menggelikan. :O
Ve.
Shalom Ve, Terima kasih atas tawaran bantuannya. Semua orang sebenarnya dapat membantu karya kerasulan ini dengan doa-doa. Kalau mau, berdoalah setiap hari untuk karya kerasulan ini agar dapat terus ada dan agar tulisan dan tanya jawab di situs ini dapat membawa umat Katolik untuk semakin mengasihi Yesus dan Gereja-Nya, agar umat dari agama lain juga dapat melihat keindahan dari iman Katolik. Kemudian, kalau Ve mau, anda dapat melihat dokumen-dokumen Vatikan II (silakan klik), dan memeriksa kalau ada kesalahan ketik. Silakan copy dan paste di Microsoft Word, kemudian dibetulkan, dan setelah itu kirim ke katolisitas [at] gmail [dot]com . Bantuan lain… Read more »
yah saya sangat setuju dengan usulan saudara Robert Dominic. begitu luarbiasanya perkembangan iman dan pengetahuan saya tentang iman katholik yang saya peroleh dari penjelasan2 team katolisitas.org ini rasanya sangat layak untuk dibagikan kepada saudara2 yg lain yg mungkn agak kesulitan memperoleh pasilitas internet. semakin banyak pertanyaan dari saudara/i protestan, semakin terbuka pengetahuan dan suka cita saya dlm agama katholik. saya rasa umat kristen yg lain yg haus akan kebenaran gereja akan sangat berterima kasih atas kerja keras dari team katolisitas org. sugguh pengalaman dan pengetahuan serta bertambahnya iman yg saya peroleh dari tulisan2 team diatas jauh melebihi apa yg saya… Read more »
Shalom Nasius Logan,
Terima kasih atas dukungannya untuk karya kerasulan ini. Mohon doanya, agar suatu saat kami dapat membukukan artikel dan tanya jawab di site ini. Kami juga gembira, kalau artikel dan tanya jawab di site ini dapat membantu perkembangan iman Katolik. Mari dalam kapasitas masing-masing, kita membangun Gereja Katolik yang kita kasihi.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
tim katolisitas.org
Shalom,
Setuju sekali dengan usul saudara Robert Dominic Kho.
Terimakasih yang setulusnya saya sampaikan untuk tim katolisitas, semoga Yesus memberkati.
mari semua yang terlibat dalam diskusi ini kita semua berdoa buat sdri Sherly agar Roh Kudus memelekkan mata beliau kepada semua kebenaran yang sudah dipaparkan di sini dan jiwanya kembali dimenangkan kepada pangkuan Gereja Katolik. Saya pribadi akan berdoa dalam doa pribadi saya agar Roh Kudus yang sama yang telah menuntun bayak orang orang terkemuka dari kalangan Protestan pulang ke Gereja Katolik membawa Sherly pulang juga. Diskusi ini akan panjang dan lebar. Tapi kalau Roh Kudus sudah mengambil alih, siapa yang sanggup menahan pekerjaanNya?
Ya marilah kita berdoa untuk Sherly semoga menyadri kekeliruaannya seperti yang dilakukan mantan2 katholik yang kemudian kembali pulang ke GEREJA KATHOLIK pulanglah hai anakKU ada ampun BAPA bagimu. GBU………………
Salam Kasih, Saya hanya mau kasih ingat aja buat johanes klo saudara johanes meminta kepada Roh Kudus yang sama supaya orang terkemuka di kalangan protestan dan sdri sherly pulang ke gereja katolik rasanya Roh Kudus sedang mengetok hati johanes untuk kembali kepada kebenaran Firman Tuhan ingat gereja protestan atau gereja katolik tidak bisa menyelamatkan, keselamatan adalah urusan masing2 pribadi ama Tuhan dan seharusnya johanes bilang agar Roh kudus memimpin banyak orang terkemuka kalangan protestan kembali kepada sang juru selamat Kristus Yesus bukan kembali kepada Gereja Katolik sepertinya orang protestan keluar dari gereja katolik mengikuti Tuhan Yesus yang berbeda kalau saya… Read more »
Shalom Adri A,
Terima kasih atas komentarnya. Doa-doa tersebut mencerminkan apa yang dipercayai seseorang. Oleh karena Johanes percaya bahwa Gereja Katolik didirikan oleh Yesus Kristus, maka dia berdoa demikian. Oleh karena itu, diskusi yang lebih esensial adalah apakah Kristus mendirikan banyak gereja atau satu gereja dan apakah Kristus mendirikan Gereja Katolik atau tidak. Kalau Adri ingin membahas topik ini secara lebih mendalam, silakan bergabung dalam diskusi ini – silakan klik, yang telah dimulai oleh Sherly.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – katolisitas.org
@Saudara Adri; Tolong baca kembali ajakan berdoa saya kepada yang mengikuti diskusi ini. Disana saya mengatakan: Saya pribadi akan berdoa dalam doa pribadi saya agar Roh Kudus yang sama yang telah menuntun bayak orang orang terkemuka dari kalangan Protestan pulang ke Gereja Katolik membawa Sherly pulang juga Saya rasa tidak ada yang salah dalam ajakan doa saya. saya mengajak berdoa berdasarkan fakta memang banyak orang orang terkemuka dari kalangan protestan menemukan kembali rumahnya di gereja Katolik.dan semoga Sherly juga dituntun oleh Roh yang sama itu. Justru orang orang terkemuka inilah yang dituntun oleh Roh Kudus untuk menemukan hidup baru mereka… Read more »
Wah Pak yohanes anda ini sangat berbakat menjadi apologatis, saya mau juga belajar dari tulisan-tulisan anda, omong-omong bapak ini awam biasa atau pernah belajar teologi? Semoga dengan tulisan tulisan ini kesetiaan kita untuk berbagi di site ini tetap meneguhkan iman kita melalui Gereja katolik SATU KUDUS KATHOLIK dan APOSTOLIK. GOGD BLESS YOU ALL………………………..
Pak Tuah Talino, saya merasa tersanjung benar, saya umat biasa dan sangat awam dalam masalah masalah iman.Saya sama saja dengan bapak. sangat awam….. Makanya saya banyak belajar di sini dari tulisan sdr Stef dan Ingrid. Bahkan latar belakang pun bukan dari keluarga Katolik. Tapi saya membiarkan diri saya untuk dididik dalam kebenaran itu dan dengan pasti saya katakan kebenaran seutuhnya berada dalam Gereja Katolik. Saya tidak pernah belajar teologi apalagi filsafat. Saya mencintai benar Gereja ini dengan ajaran imannya yang kaya. Setiap kali mengikuti misa kudus saya membiasakan diri berkonsentrasi penuh(mis:dengan menutup mata saat berdoa dan nyanyian lagu lagu yang… Read more »
@ Sdr Johannes,
Saya tahu betul CS Lewis…
Saya juga sudah baca buku-bukunya… termasuk Mere Chrisitianity…
Pertanyaan saya, darimana anda menyimpulkan bahwa Lewis membela ajaran Katolik pada sesi Ekaristi dan Api Penyucian….
Tolong berikan saya referensinya…
Terimakasih.
Shalom Kevin M,
Silakan membaca buku dari CS Lewis – “Letters to Malcolm“, terutama letter 19-20.
Salam kasih dalam Kristus Tuhan,
stef – katolisitas.org